Kamis, 28 Desember 2017

RESEP CILOK KENTANG



Cilok Sambal "Bagindo"







Resep cilok ini berbeda dengan resep cilok sebelumnya. Berbeda pada bahan yang digunakan, ada yang saya tambahkan pada bahan  ciloknya. Kebetulan setelah selesai membuat cilok kemarin, saya sempat foto dulu, jadi punya dokumentasinya. Resep cilok yang sebelumnya saya belum sempat foto, jadi posting resepnya tanpa gambar cilok, hehehe... resep cilok tanpa foto cilok…..


Ceritanya berawal setelah melihat anak-anak TK Abdurahman bin Auf, TK di tempat ummu Sabila yang praktek cooking membuat cilok. Saya melihat bahan yang digunakan untuk membuat cilok terdapat kentang rebus yang sudah dihaluskan. Setelah cilok matang, pas dicicip sepertinya ada yang berbeda, maksudnya tekstur ciloknya yang berbeda, tidak terlalu liat tapi juga tidak lembek, kalaw menurut saya tekstur ciloknya pas.

Pulang sekolah sesampainya di rumah, saya berniat mau membuat cilok yang bahan untuk membuatnya, diberi tambahan kentang rebus yang sudah dihaluskan. Walaupun saya tidak tahu secara pasti komposisi resep yang dipakai oleh anak-anak TK Abdurrahman bin Auf ketika cooking membuat cilok. Tapi ketika saya praktek sendiri bikin cilok dengan tambahan kentang rebus, Alhamdulillah tekstur ciloknya sesuai dengan yang saya inginkan.

Untuk sambalnya, supaya praktis saya pakai sambal kacang siap pakai, cukup seduh dengan air panas dan tambahkan sedikit gula pasir-garam, aduk agar rata, langsung bisa dipakai untuk pelengkap makan cilok... Hmmm mantabb. Saya pakai sambal kacang yang merk 'bagindo' – sambal kacang instan ini cukup ramah di kantong, jadi sepadanlah dengan camilan yang diiringinya, CILOK KENTANG.

Hnah berikut resep yang saya pakai untuk membuat cilok dengan tambahan kentang rebus.

Bahan :
500 gram tepung tapioka
250 gram tepung terigu segitiga
300 gram kentang rebus, haluskan
2 batang daun bawang, iris halus
500 ml air
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
Penyedap rasa


Cara membuat :

1. Rebus kentang sampai matang sempurna, biarkan agar menjadi dingin, kemudian kupas dan haluskan. Sisihkan.

2. Siapkan wadah/baskom, masukkan semua bahan, kecuali air. Aduk agar semua bahan tercampur rata.

3. Masak air, cukup hingga sekali mendidih, angkat, kemudian tuang secara bertahap ke dalam campuran tepung, sambil diaduk menggunakan sendok, lakukan sampai semua air habis. Setelah cukup hangatnya, lanjutkan menguleni dengan tangan agar adonan benar-benar bercampur rata.

4. Bulat-bulatkan adonan, besarnya sesuaikan dengan selera masing-masing. Agar bulatan tidak menempel satu sama lain, sesekali lapiskan/taburkan telapak tangan dengan tepung tapioka.

5. Masak air agak banyak, setelah mendidih masukkan bulatan cilok. Agar cilok tidak menempel di dasar panci, aduk perlahan cilok ketika selesai dimasukkan dalam panci, dengan menggunakan sendok kayu.

6. Setelah semua cilok naik ke permukaan air, tunggu hingga 5 atau 10 menit, agar cilok benar-benar matang, lalu angkat.

7. Cilok siap di sajikan bersama sambal kacang.




SELAMAT  MENCOBA….!

Senin, 09 Oktober 2017

DARLUNG-Dadar Gulung lembut mantap



Dadar Gulung nan Cantik



Dadar gulung adalah salah satu makanan jadul yang menurut saya tetap mempunyai rasa dan tampilan yang menawan sampai sekarang.
Betul, coba saja perhatikan bentuknya yang digulung dengan warnanya yang hijau muda dan bertekstur, ditambah aroma khas pandan yang menggoda, mmm...memang terlihat manis si darlung.

Saya mengenal dadar gulung dulu ketika masih kecil. Kalaw dulu saya cenderung tidak menyukai dadar gulung selain dadar gulung bikinan ibu saya sendiri. Ibu jagoan kalau bikin dadar gulung. Dadar gulung bikinan ibu, rasanya mantap, kulit dadar gulungnya tidak alot, rasa dari isiannya juga legit. Walaupun isiannya hanya berupa parutan kelapa muda yang dicampur dengan gula putih saja ditambah garam. Sengaja hanya gula putih saja, yang dibuat menjadi karamel, tidak ditambahkan gula merah, jadi hasil akhirnya kelapa akan berwarna agak kuning keemasan. 

Hnah.. setelah saya bisa membuat sendiri dadar gulung, saya jadi tambah suka dengan si darlung. Pasalnya, dadar gulung yang saya buat, saya tambahkan jumlah telurnya, sehingga darlungnya lebih lembut. 

Kini, dadar gulung sering kita jumpai dengan berbagai variasi, baik warna maupun bahan isiannya. Bahkan ada dadar gulung yang bermotif. Isiannya bervariasi dari yang memakai coklat dengan campuran tepung maizena, ada juga yang ubi dihaluskan campur coklat sebagai isiannya, ada juga yang menggunakan kacang hijau yang dihaluskan untuk isian dadar gulung.

Untuk membuat dadar gulung yang lembut alias tidak alot, gunakan banyak telur dalam adonan kulit dadar gulung, ketika mengaduk cukup menggunakan wishker, bahkan saya hanya menggunakan bantuan garpu dan sendok makan.

Lalu ketika mendadar untuk kulit dadar, sebaiknya gunakan api agak besar, agar kulit dadar yang dihasilkan bertekstur kasar pada permukaannya. Semacam berkawah-kawah kecil, hehehe...maaf tidak bisa mendeskripsikan. Atau pernah dengar istilah  "muka parut" ? Tentu kalau wajah yang jadi parut semua orang tidak menginginkan, tapi justru kalau dadar justru lebih cantik, jika teksturnya tidak mulus alias parut, hehehe...

Untuk menghasilkan kulit dadar yang permukaannya berkawah-kawah, lakukanlah langkah ini ; panaskan pan dadar di atas api agak besar, tuangkan 1/4 sdt minyak goreng pada pan dadar, ratakan dengan cara memutar pan, tuang adonan kulit kira-kira satu sendok sayur. Ratakan dengan memutar pan. Lalu tutup pan dengan tutup panci. Dengan menutup pan saat proses mendadar kulit dadar, juga membantu kulit dadar matang merata. Jadi jangan lupa untuk melakukan hal tersebut. INGATya...!!!

Berikut ini bahan-bahan yang digunakan untuk membuat dadar gulung serta cara membuatnya.

Bahan isi :
1/2 buah kelapa muda, parut kasar
200 gram gula pasir
1/2 sdt garam
Air

Cara membuat isian :

1. Masukkan gula pasir dalam wajan atau panci, buat karamel. Yaitu, gula dimasak dalam wajan/panci dengan api sedang, sambil terus diaduk agar gula tidak gosong. Setelah semua gula berwarna kecoklatan (kuning coklat), masukkan satu gelas air sedikit demi sedikit, perlahan-lahan. Masak sampai semua gula karamel lumer/mencair.

2. Setelah gula karamelnya lumer, masukkan parutan kelapa muda dan garam, tambahkan air hingga kelapa terendam air, aduk agar rata.

3. Masak hingga airnya berkurang, sambil sesekali diaduk. Jika air sudah mengering, mengaduknya harus lebih sering.

4. Setelah kelapa benar-benar kering, dan berwarna kuning coklat, matikan api dan angkat.


Bahan kulit dadar  :

250 gram tepung terigu segitiga
3 butir telur ukuran besar
700 ml (2 gelas) air
1/2 sdt (munjung) garam
1/4 sdt pasta pandan
Minyak goreng untuk mengoles pan


Cara membuat kulit :

1. Siapkan wadah agak besar, masukkan telur, kocok dengan wisker atau garpu makan hingga berbusa.

2. Masukkan tepung terigu segitiga, aduk agar tepung tercampur rata dengan kocokan telur. Tambahkan air dan garam, aduk sampai rata. Tambahkan pasta pandan. Aduk rata.
Jika ada adonan yang menggerindil, haluskan dengan cara menekannya ke arah pinggir baskom dengan menggunakan sendok makan.

3. Letakkan pan dadar di atas api agak besar, teteskan minyak goreng, tunggu sampai minyak menjadi panas lalu tuangkan adonan kira-kira satu sendok sayur, ratakan adonan dengan memutar pan, lalu tutup dengan tutup panci.

4. Setelah matang, angkat dengan cara membalikkan pan di atas nampan yang diletakkan terbalik. Proses semua adonan sampai habis.

5. Ambil selembar kulit dadar, isi dengan isian kelapa parut, gulung. Lapis dengan plastik lembaran. Dadar gulung nan cantik siap disajikan.






Selamat mencoba..!

Rabu, 27 September 2017

Resep lemper kepel



LEMPER ISI AYAM




Ini adalah salah satu makanan tradisional yang sangat sering dijumpai dalam sajian berbagai acara, apapun bentuk acaranya, baik acara yang sifatnya formal ataupun santai.

Lemper adalah makanan yang dibuat dari beras ketan yang dimasak dengan campuran santan kelapa, sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Biasanya didalamnya diberi isian berupa suwiran ayam yang ditumis. Isian kadang divariasikan dengan abon atau daging sapi yang dicincang halus yang dimasak dengan bumbu. Umumnya lemper dibungkus dengan daun pisang. 
 
Sekarang daun pisang agak susah diperoleh, sehingga kadang bungkus lemper divariasikan dengan kombinasi plastik. Lemper yang dibungkus plastik kombinasi daun pisang adalah lemper yang tidak memerlukan proses masak selanjutnya setelah lemper dibungkus, misalnya dikukus lagi untuk lemper kukus, atau dibakar lagi untuk lemper bakar. Disebut sebagai LEMPER KEPEL, mungkin maksudnya kepal...

Saya sendiri, sekarang lebih sering membuat lemper kepel. Jujur kerana kadang saya berat alias malas untuk membersihkan daun pisang,  jadilah saya memilih membungkus lemper dengan kombinasi daun pisang dengan plastik. Bahan-bahan dan cara membuatnya sama saja dengan lemper bakar atau lemper kukus, hanya kalaw lemper kepel setelah dibungkus tidak dimasak lagi, langsung bisa disajikan.

Lemper kepel yang saya buat rasanya agak manis-manis gurih. Karena memang saya menambahkan gula pasir agar memberi rasa manis, kalaw gurihnya tentu karena pemakaian santan kelapa, juga pemberian garam yang seimbang. Bila tidak menyukai rasa lemper yang ada rasa manis, pemberian gula boleh dikurangi atau dihilangkan.





Berikut resep membuat lemper kepel isi ayam.

Bahan-bahan :
1 Liter beras ketan
1/2 butir kelapa tua, ambil santannya 2 gelas atau 700 ml
1/2 fillet dada ayam
5 sdm gula pasir
3/4 sdm garam
Daun pisang dan plastik bening untuk membungkus

Cara membuatnya:

1. Parut kelapa, ambil santannya sebanyak dua gelas. Tambahkan gula pasir dan garam, aduk rata lalu sisihkan.

2. Cuci bersih beras ketan, rendam dengan air selama 2 jam. Setelah tiris, kukus ketan selama 1 jam dengan api besar. Agar ketan matang merata, aduk ketan tiap 30 menit. 

3. Setelah ketan dikukus selama kurang lebih 1 jam, angkat. Dengan menggunakan sendok kayu,  masukkan ketan yang masih dalam keadaan panas ke dalam santan, aduk rata sampai semua ketan basah tercampur dengan santan. Tutup, lalu diamkan selama 2 jam, sampai ketan agak dingin.

4. Kukus kembali ketan yang sudah direndam dengan santan, selama kurang lebih 1 jam, setelah diangkat dan dikeluarkan dari kukusan, angin-anginkan agar ketan menjadi dingin. 

5. Timbang seberat 50 gram atau sesuai selera, isikan dengan tumisan ayam. Bungkus dengan daun pisang atau dengan kombinasi daun pisang dan plastik.

6. Lemper ketan isi ayam siap disajikan.






Selamat  Mencoba….



Rabu, 20 September 2017

SEKILAS TENTANG WAJAN KWALIK




SEKILAS TENTANG WAJAN KWALIK




Teman teman, tulisan ini menceritakan tentang pengalaman saya dengan si wajan kwalik ..... (seolah olah... pengalaman dengan sebuah pribadi, nyatanya mah pengalaman dengan sebuah wajan, hihihi…..)
Oke, dimulai dengan latar belakang  mengapa bisa sampai ada pengalaman dengan si wajan kwalik....

Biasanya kami kalaw mau membuat kulit dadar gulung ataw kulit risol, menggunakan wajan teflon yang biasa dipakai untuk mendadar....
Tapi belakangan ketika  buka situs resep makanan, ada beberapa blogger yang menggunakan wajan kwalik untuk membuat kulit risol maupun kulit dadar gulung.....
Konon kabarnya dengan  wajan kwalik, membuat kulit risol atawa membuat kulit dadar gulung jadi lebih mudah dan cepat selesai.....


Masa siih...., penasaran juga jadinya ingin memiliki si wajan kwalik. Siapa sih yang tidak tergoda jika ada perkakas yang bisa membuat pekerjaan membuat dadar gulung maupun membuat kulit risol menjadi lebih mudah dan cepat, tentu kepengen sekali untuk ikut memiliki.


Maka mulailah saya itung mengitung untung rugi kalaw seandainya memiliki si wajan kwalik, mulai dari efisiensi kerja jika menggunakan wajan kwalik sampai itung itung budget untuk membeli wajan kwalik....., karena kan di dapur baru juga hadir wajan teflon dadar yang kedua, yang diameter 22 cm, dan sebelumnya  sudah ada wajan teflon dadar diameter 24 cm.

Melalui proses itung mengitung, timbang menimbang, akhirnya diputuskan untuk membeli si wajan kwalik, dan,,,,,,,,,,, ting tong............
Si wajan kwalik sekarang hadir di ruang dapur, Alhamdulillah....., akhirnya........... dengan pertimbangan dan perhitungan panjang, si wajan kwalik kini jadi milik ....


Setelah mempersiapkan bahan juga tentu mempersiapkan waktu, saya mencoba praktek membuat kulit risol dengan menggunakan wajan kwalik. Untuk percobaan ini, telur sengaja saya mixer kurang lebih 5 menit, agar mengembang. Setelah menjadi adonan, diamkan sampai busa menghilang.

Saya ikuti langkah-langkah cara menggunakan wajan kwalik sebagaimana yang pernah saya baca di blog, dan yang pernah saya lihat di youtube, berikut cara yang sudah saya praktekkan..... :

1.    Tuang adonan kulit risol ke dalam wadah adonan yang merupakan satu set dengan wajan kwalik.
2.    Panaskan wajan kwalik di atas api kecil.
3.    Lalu celupkan sebentar wajan kwalik ke dalam adonan kulit riso yang sudah diletakkan dalam wadah adonan, panggang di atas api kecil.
4.    Kelupas pinggiran-pinggiran kulit risol setelah kulit mengering.
5.    Setelah bagian tengah matang sempurna, angkat kulit dengan cara membalikkan wajan, maka dengan sendirinya kulit risol akan turun.

Hnah, dari pengalaman memakai peranti baru si wajan kwalik, saya menyimpulkan berikut........:

1.    Gunakan api kecil agar kulit risol tidak terlalu berlubang.
2.    Lama pencelupan akan mempengaruhi tipis tebalnya kulit risol yang dihasilkan.
3.    Agar memudahkan kulit risol terlepas dari wajan, maka kelupas terlebih dahulu pinggiran kulit risol yang sudah terlebih dahulu mengering, dengan menggunakan spatula.
4.    Kulit risol yang dihasilkan oleh wajan kwalik lebih rata dan lentur.
Sifat lentur ini mungkin karena telur yang terlebih dulu dimixer, ataw juga mungkin karena proses masak dengan wajan kwalik yang memang terbuka (tidak menggunakan penutup wajan). Sehingga hasilnya kulit risol jadi tidak lembut sebagaimana kulit risol yang diproses dengan wajan teflon biasa,  melainkan risol terasa agak agak sedikit liat.


Kalaw saya pribadi lebih menyukai tekstur risol yang proses dengan menggunakan  wajan teflon biasa, juga untuk pengerjaan saya lebih memilih proses membuat risol dengan wajan teflon biasa juga, karena kalaw dengan wajan kwalik kita mesti mengelupas dahulu pinggiran kulit risol or dadar baru kemudian mengangkatnya, kalaw yang teflon cukup dengan membalikkan wajan teflonnya maka kulit risol / dadar akan turun bebas or lepas dengan sendirinya.

Kalaw teman teman  sendiri ingin membuat kulit risol, silahkan memilih ingin menggunakan yang mana. Boleh pilih wajan kwalik atawa wajan teflon biasa.....
Begitu yha teman teman, tulisan sekilas tentang wajan kwalik...

Semoga bermanfaat.