Rabu, 20 September 2017

SEKILAS TENTANG WAJAN KWALIK




SEKILAS TENTANG WAJAN KWALIK




Teman teman, tulisan ini menceritakan tentang pengalaman saya dengan si wajan kwalik ..... (seolah olah... pengalaman dengan sebuah pribadi, nyatanya mah pengalaman dengan sebuah wajan, hihihi…..)
Oke, dimulai dengan latar belakang  mengapa bisa sampai ada pengalaman dengan si wajan kwalik....

Biasanya kami kalaw mau membuat kulit dadar gulung ataw kulit risol, menggunakan wajan teflon yang biasa dipakai untuk mendadar....
Tapi belakangan ketika  buka situs resep makanan, ada beberapa blogger yang menggunakan wajan kwalik untuk membuat kulit risol maupun kulit dadar gulung.....
Konon kabarnya dengan  wajan kwalik, membuat kulit risol atawa membuat kulit dadar gulung jadi lebih mudah dan cepat selesai.....


Masa siih...., penasaran juga jadinya ingin memiliki si wajan kwalik. Siapa sih yang tidak tergoda jika ada perkakas yang bisa membuat pekerjaan membuat dadar gulung maupun membuat kulit risol menjadi lebih mudah dan cepat, tentu kepengen sekali untuk ikut memiliki.


Maka mulailah saya itung mengitung untung rugi kalaw seandainya memiliki si wajan kwalik, mulai dari efisiensi kerja jika menggunakan wajan kwalik sampai itung itung budget untuk membeli wajan kwalik....., karena kan di dapur baru juga hadir wajan teflon dadar yang kedua, yang diameter 22 cm, dan sebelumnya  sudah ada wajan teflon dadar diameter 24 cm.

Melalui proses itung mengitung, timbang menimbang, akhirnya diputuskan untuk membeli si wajan kwalik, dan,,,,,,,,,,, ting tong............
Si wajan kwalik sekarang hadir di ruang dapur, Alhamdulillah....., akhirnya........... dengan pertimbangan dan perhitungan panjang, si wajan kwalik kini jadi milik ....


Setelah mempersiapkan bahan juga tentu mempersiapkan waktu, saya mencoba praktek membuat kulit risol dengan menggunakan wajan kwalik. Untuk percobaan ini, telur sengaja saya mixer kurang lebih 5 menit, agar mengembang. Setelah menjadi adonan, diamkan sampai busa menghilang.

Saya ikuti langkah-langkah cara menggunakan wajan kwalik sebagaimana yang pernah saya baca di blog, dan yang pernah saya lihat di youtube, berikut cara yang sudah saya praktekkan..... :

1.    Tuang adonan kulit risol ke dalam wadah adonan yang merupakan satu set dengan wajan kwalik.
2.    Panaskan wajan kwalik di atas api kecil.
3.    Lalu celupkan sebentar wajan kwalik ke dalam adonan kulit riso yang sudah diletakkan dalam wadah adonan, panggang di atas api kecil.
4.    Kelupas pinggiran-pinggiran kulit risol setelah kulit mengering.
5.    Setelah bagian tengah matang sempurna, angkat kulit dengan cara membalikkan wajan, maka dengan sendirinya kulit risol akan turun.

Hnah, dari pengalaman memakai peranti baru si wajan kwalik, saya menyimpulkan berikut........:

1.    Gunakan api kecil agar kulit risol tidak terlalu berlubang.
2.    Lama pencelupan akan mempengaruhi tipis tebalnya kulit risol yang dihasilkan.
3.    Agar memudahkan kulit risol terlepas dari wajan, maka kelupas terlebih dahulu pinggiran kulit risol yang sudah terlebih dahulu mengering, dengan menggunakan spatula.
4.    Kulit risol yang dihasilkan oleh wajan kwalik lebih rata dan lentur.
Sifat lentur ini mungkin karena telur yang terlebih dulu dimixer, ataw juga mungkin karena proses masak dengan wajan kwalik yang memang terbuka (tidak menggunakan penutup wajan). Sehingga hasilnya kulit risol jadi tidak lembut sebagaimana kulit risol yang diproses dengan wajan teflon biasa,  melainkan risol terasa agak agak sedikit liat.


Kalaw saya pribadi lebih menyukai tekstur risol yang proses dengan menggunakan  wajan teflon biasa, juga untuk pengerjaan saya lebih memilih proses membuat risol dengan wajan teflon biasa juga, karena kalaw dengan wajan kwalik kita mesti mengelupas dahulu pinggiran kulit risol or dadar baru kemudian mengangkatnya, kalaw yang teflon cukup dengan membalikkan wajan teflonnya maka kulit risol / dadar akan turun bebas or lepas dengan sendirinya.

Kalaw teman teman  sendiri ingin membuat kulit risol, silahkan memilih ingin menggunakan yang mana. Boleh pilih wajan kwalik atawa wajan teflon biasa.....
Begitu yha teman teman, tulisan sekilas tentang wajan kwalik...

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar