LEMPER ISI AYAM
Ini adalah salah satu makanan tradisional yang sangat sering
dijumpai dalam sajian berbagai acara, apapun bentuk acaranya, baik acara yang
sifatnya formal ataupun santai.
Lemper adalah makanan yang dibuat dari beras ketan yang dimasak
dengan campuran santan kelapa, sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas.
Biasanya didalamnya diberi isian berupa suwiran ayam yang ditumis. Isian kadang
divariasikan dengan abon atau daging sapi yang dicincang halus yang dimasak
dengan bumbu. Umumnya lemper dibungkus dengan daun pisang.
Sekarang daun pisang agak susah diperoleh, sehingga kadang
bungkus lemper divariasikan dengan kombinasi plastik. Lemper yang dibungkus
plastik kombinasi daun pisang adalah lemper yang tidak memerlukan proses masak
selanjutnya setelah lemper dibungkus, misalnya dikukus lagi untuk lemper kukus,
atau dibakar lagi untuk lemper bakar. Disebut sebagai LEMPER KEPEL, mungkin
maksudnya kepal...
Saya sendiri, sekarang lebih sering membuat lemper kepel. Jujur
kerana kadang saya berat alias malas untuk membersihkan daun pisang, jadilah saya memilih membungkus lemper dengan
kombinasi daun pisang dengan plastik. Bahan-bahan dan cara membuatnya sama saja
dengan lemper bakar atau lemper kukus, hanya kalaw lemper kepel setelah
dibungkus tidak dimasak lagi, langsung bisa disajikan.
Lemper kepel yang saya buat rasanya agak manis-manis gurih.
Karena memang saya menambahkan gula pasir agar memberi rasa manis, kalaw
gurihnya tentu karena pemakaian santan kelapa, juga pemberian garam yang
seimbang. Bila tidak menyukai rasa lemper yang ada rasa manis, pemberian gula
boleh dikurangi atau dihilangkan.
Berikut resep membuat lemper kepel isi ayam.
Bahan-bahan :
1 Liter beras ketan
1/2 butir kelapa tua, ambil santannya 2 gelas atau 700 ml
1/2 fillet dada ayam
5 sdm gula pasir
3/4 sdm garam
Daun pisang dan plastik bening untuk membungkus
Cara membuatnya:
1. Parut kelapa, ambil santannya sebanyak dua gelas. Tambahkan
gula pasir dan garam, aduk rata lalu sisihkan.
2. Cuci bersih beras ketan, rendam dengan air selama 2 jam.
Setelah tiris, kukus ketan selama 1 jam dengan api besar. Agar ketan matang
merata, aduk ketan tiap 30 menit.
3. Setelah ketan dikukus selama kurang lebih 1 jam, angkat. Dengan
menggunakan sendok kayu, masukkan ketan
yang masih dalam keadaan panas ke dalam santan, aduk rata sampai semua ketan
basah tercampur dengan santan. Tutup, lalu diamkan selama 2 jam, sampai ketan
agak dingin.
4. Kukus kembali ketan yang sudah direndam dengan santan, selama
kurang lebih 1 jam, setelah diangkat dan dikeluarkan dari kukusan,
angin-anginkan agar ketan menjadi dingin.
5. Timbang seberat 50 gram atau sesuai selera, isikan dengan
tumisan ayam. Bungkus dengan daun pisang atau dengan kombinasi daun pisang dan
plastik.
Selamat Mencoba….


Tidak ada komentar:
Posting Komentar