DONAT LEMBUT tanpa kentang
Mungkin bagi setiap orang sudah tidak asing lagi dengan yang
namanya donat, bahkan mungkin setiap orang sudah pernah makan donat. Tapi untuk
membuat donat sendiri belum tentu kita semua pernah ya...
Donat yang saya buat ini termasuk donat klasik, memang ada ya
donat modern, hehehe. Sekarang banyak metode untuk membuat adonan roti/donat.
Tapi kalau saya merasa cukup senang menikmati donat dengan resep donat klasik
ini 😊
Menurut saya, memakan donat ini cukup satu saja sudah
mengenyangkan. Karena memang donat ini agak padat, tapi walaupun padat,
teksturnya cukup lembut, tidak liat/alot seperti kadang yang ada pada donat
pasar. Sepertinya pemberian emulsifier adalah salah satu faktor yang membuat
donat ini terasa lembut, dan juga karena pemakaian kuning telur yang lumayan
banyak.
Oya, mungkin saran untuk yang belum pernah membuat donat sendiri,
harus ekstra bersabar dan ekstra bertenaga ya...kalau mau mencoba membuat donat
sendiri, hehehe.
Dalam membuat adonan donat, margarin dan garam dimasukkan dalam
tahap terakhir mengadon adonan, yaitu pada saat adonan sudah setengah jadi,
pada tahap inilah dibutuhkan kesabaran dan tenaga ekstra untuk menguleni adonan
sampai menjadi kalis.
Ketika margarin dan garam dimasukkan dalam adonan donat yang sudah
setengah jadi, adonan akan menjadi licin dan agak susah diuleni, adonan
terkesan seperti agak bantat, atau terkesan gagal. Jangan khawatir, terus saja
menguleni adonan sampai semua margarin tercampur merata ke dalam adonan, uleni
terus hingga adonan menjadi kalis. Adonan kalis, jika diuleni/dipegang adonan
tidak menempel di tangan ataupun di wadah.
Perlu diperhatikan juga, ketika menggoreng donat, masukkan donat dalam minyak banyak yang sudah dipanaskan lebih dahulu, ketika donat dimasukkan, kecilkan api kompor, keciiil banget ya, agar memberi kesempatan donat untuk berkembang dalam minyak, nanti kalau donat sudah naik ke permukaan minyak dan donat terlihat donatnya lebih mengembang, naikkan nyala apinya, sedang saja supaya donat tidak mudah gosong.
Jangan sering-sering membolak-balikkan donat ketika digoreng. Cukup membalikkannya sekali saja, yaitu jika sisi bawahnya sudah terlihat berwarna coklat, maka silahkan membalikkan donat.
Perlu diperhatikan juga, ketika menggoreng donat, masukkan donat dalam minyak banyak yang sudah dipanaskan lebih dahulu, ketika donat dimasukkan, kecilkan api kompor, keciiil banget ya, agar memberi kesempatan donat untuk berkembang dalam minyak, nanti kalau donat sudah naik ke permukaan minyak dan donat terlihat donatnya lebih mengembang, naikkan nyala apinya, sedang saja supaya donat tidak mudah gosong.
Jangan sering-sering membolak-balikkan donat ketika digoreng. Cukup membalikkannya sekali saja, yaitu jika sisi bawahnya sudah terlihat berwarna coklat, maka silahkan membalikkan donat.
Donat yang belum dibalut gula halus bisa disimpan dalam toples
dalam suhu ruang, donat bisa bertahan selama 3 hari, empuknya juga tetap
bertahan, tanpa perlu menghangatkannya dengan menggorengnya kembali. Karena
memang donat bukanlah termasuk jenis camilan yang harus disajikan hangat. Jika
ingin menyantapnya lagi pada keesokan hari, cukup gulingkan donat di atas gula
halus atau bisa dengan mengoleskan krim lalu beri taburan meises.
Bagi yang baru akan membuat donat, dan ingin paktekkan resep donat
ini, berikut resep donatnya.
![]() |
| Adonan donat yang sudah dibulatkan |
Bahan :
700 gram tepung cakra
1 sachet ragi instant fermipan
1 sachet susu bubuk fullcream
1/2 sdt vanili bubuk (optional)
1 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
1 sdm emulsifier (sp)
80 gram margarin
230 - 250 ml air
Minyak goreng untuk menggoreng
Gula halus untuk taburan
Cara membuat :
1. Siapkan wadah agak besar, masukkan tepung cakra, gula pasir,
susu bubuk, vanili bubuk dan ragi, aduk agar merata.
2. Masukkan air secara bertahap sambil diaduk-aduk agar tercampur
rata. Uleni sampai menjadi adonan setengah jadi (setengah kalis).
3. Tambahkan garam, margarin dan emulsifier, uleni terus agar margarin
tercampur rata, hingga menjadi adonan yang benar-benar kalis.
Diamkan/istirahatkan selama 30 menit.
4. Kempiskan adonan, uleni lagi sebentar. Timbang adonan seberat
45 gram, lalu bulat-bulatkan adonan. Diamkan selama 10 menit lalu lubangi
tengahnya. Saya melubangi tengahnya dengan gelas takar obat, boleh dengan benda
lain yang bentuknya seperti gelas kecil.
5. Panaskan minyak banyak dalam pan dengan menggunakan api sedang,
setelah minyak panas kecilkan api, benar-benar kecil ya. Lalu masukkan donat satu
persatu, sesuaikan jumlahnya dengan banyaknya minyak. Setelah 5 menit, setelah semua donat naik ke permukaan minyak, api boleh dinaikkan.
Jangan terlalu besar, sedang saja agar donat tidak mudah gosong.
Jangan terlalu sering membolak-balik donat ketika menggoreng. Cukup dibalik
sekali saja, yaitu jika bagian sisi bawahnya sudah berwarna kuning agak coklat,
maka waktunya untuk membalik donat.
6. Setelah matang, angkat dan tiriskan. Tunggu dingin, kemudian
gulingkan di atas gula halus. Donat empuk siap disajikan 😊
Selamat mencoba...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar